DELIK88.ID,JAKARTA — Sekretaris DPD Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (Aksi) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Asrul, yang juga Kepala Desa Tanra Tuo, Kabupaten Pinrang, membawa aspirasi desa Sulawesi Selatan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Aksi 2026 di Gedung Pustakaloka DPR RI, Jakarta, 9–10 September 2026.
Kehadiran Andi Asrul dalam forum nasional tersebut menjadi bagian dari upaya mengawal berbagai aspirasi dan kebutuhan desa dari Sulawesi Selatan agar dapat dirumuskan menjadi rekomendasi organisasi di tingkat nasional.
Rakernas Aksi 2026 mengangkat tema “Desa sebagai Efisentrum Pembangunan Nasional, Mengawal Asta Cita melalui Penguatan Kelembagaan, Ekonomi Desa dan Ketahanan Pangan.”
Forum tersebut dibuka secara langsung oleh pimpinan DPR RI, Prof. Dasco, dan turut dihadiri sejumlah pimpinan DPR RI, di antaranya Saan Mustofa dan Sari Yuliati. Hadir pula Menteri Desa, Wakil Menteri Desa, perwakilan Jamintel, sejumlah perwakilan kementerian terkait serta tokoh nasional lainnya.
Rakernas diikuti ratusan pengurus DPP, DPD dan DPC Aksi dari seluruh Indonesia. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja melalui sejumlah komisi untuk membahas berbagai rekomendasi yang sebelumnya dihimpun dari masing-masing provinsi.
Rekomendasi dari DPD kemudian dibahas dalam sidang komisi sebelum dibawa ke sidang pleno. Hasil pembahasan tersebut selanjutnya ditetapkan sebagai rekomendasi resmi DPP Aksi Rakernas 2026.
Andi Asrul: Aspirasi DPC Akan Kami Kawal
Saat diwawancarai Delik88.id, Sabtu (12/9/2026), Andi Asrul menegaskan bahwa pengurus Aksi di tingkat provinsi memiliki tanggung jawab untuk menampung berbagai persoalan dan kebutuhan desa dari seluruh DPC.
“Sebagai pengurus organisasi provinsi, kami menampung semua keluhan dan aspek yang dibutuhkan oleh seluruh DPC. Selanjutnya kami rangkum dalam rumusan rekomendasi yang akan kami kawal,” ujar Andi Asrul.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan dari tingkat desa dan DPC menjadi bagian penting dalam memperkuat arah perjuangan organisasi, terutama dalam mendorong desa agar semakin strategis dalam pembangunan nasional.
Ia menegaskan, posisi desa sebagai Efisentrum pembangunan nasional harus diperkuat melalui kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan kelembagaan, ekonomi desa dan ketahanan pangan.
“Sebagaimana desa adalah Efisentrum pembangunan nasional yang mengawal Asta Cita, program Bapak Presiden Prabowo dalam menata kelembagaan, ekonomi dan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.
Andi Asrul berharap rekomendasi yang telah dirumuskan melalui Rakernas Aksi 2026 tidak berhenti sebagai dokumen organisasi, tetapi dapat terus dikawal sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi pemerintahan dan masyarakat desa.
Keterlibatan DPD Aksi Sulsel dalam Rakernas tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memastikan aspirasi desa dari Sulawesi Selatan mendapat ruang dalam pembahasan organisasi di tingkat nasional.
Rakernas Aksi 2026 diharapkan mampu memperkuat sinergi seluruh pengurus Aksi serta mendorong desa menjadi kekuatan utama dalam pengembangan ekonomi masyarakat, penguatan kelembagaan dan ketahanan pangan sebagai bagian dari pembangunan nasional.
Sumber:Delik88.id


















